Let's Do Green Computing Guys

Udah pada tau belum apa itu Green Computing? 

Menurut Kaseya (2008, p1) dalam bukunya berjudul Green Computing: Using IT Automation to Achieve Energy Efficieny, green computing atau green IT adalah praktek pelaksanaan kebijakan dan prosedur dengan meningkatkan efisiensi sumber daya komputasi sedemikian rupa untuk mengurangi dampak lingkungan dari pemanfaatannya.
Intinya Green Computing itu salah satu cara kita buat jaga lingkungan lewat penggunaan teknologi dengan bijak dan pintar guys. Biar lebih paham lagi, ada beberapa hal nih yang perlu kita tahu tentang Green Computing :
Apa sih tujuan Green Computing??
  1. Efisiensi energi
  2. Mengurangi penggunaan bahan-bahan yang berbahaya terhadap lingkungan
  3. Menyeimbangkan antara teknologi dan lingkungan
  4. Menerapkan daur ulang pada bahan-bahan pembuat komputer
Apa aja ya jenis-jenis Green Computing??
  1. Green Use : Meminimalkan konsumsi listrik
  2. Green Design : Merancang komputer yang hemat energy
  3. Green Disposal : Membuat kembali komputer yang sudah ada
  4. Green Manufacture : Meminimalkan limbah selama proses pembuatan komputer
Kenapa sih kita harus menerapkan Green Computing? Ini nih jawabannya..
Ada tiga nilai penting dalam Green Computing
  1. Penurunan jumlah emisi karbon
  2. Mempengaruhi perkembangan TI yang ramah lingkungan
  3. Memangkas biaya IT
Penerapan Green Computing sendiri sudah mulai banyak diterapkan oleh masyarakat. Dengan tujuan agar dapat menekan tingkat energi yang umumnya digunakan secara bebas. Green Computing sendiri merupakan suatu kegiatan pembelajaran yang bisa dikatakan sebagai suatu bentuk penggunaan sumber daya teknologi secara efektif dan efisien.

Ini nih beberapa penerapan Green Computing dalam kehidupan sehari-hari :
Green Computing Pada Data Center 
  1. Teknologi Server Hemat Energi, yaitu dengan pengaturan clock processor, jika task tidak banyak , maka clock processor dikurangi. Hal ini berguna untuk efisiensi kinerja processor.Teknologi ini terdapat pada Intel (speedstep), AMD (coolnow), Sun Microsystem (coolthread).Keuntungan yang diperoleh dengan teknologi ini adalah hemat energi, karena panas rendah. Dengan panas rendah, maka energi pendingin yang dibutuhkan juga rendah. 
  2. Teknologi Virtualization.   Dengan Teknologi Virtualization dari sebuah mesin didalamnya memiliki tiga mesin namun secara virtual keuntungan yang didapat dengan teknologi ini adalah hemata ruang, energy, kabel, dan optimalisasi mesin. 
  3. Teknologi Blade ServerTeknologi ini yaitu teknologi yang membuat tampilan server dengan bentuk fisik horizontal, dikarenakan Bentuk ini dirasa lebih hemat ruang, kabel, dan energi dibandingkan bila bentuk fisiknya vertikal. 
  4. Data Center Power Efficiency MetricsYaitu adalah teknologi untuk penghematan penggunaan energi , dengan dua parameter: PUE (Power Usage Efficiency), DCE (Data Center Efficiency).Hasil pengukuran Lawrence Berkeley National Labs terhadap 22 data center, menunjukkan nilai PUE antara 1,3 hingga 3,0. 
Green Computing on PC
  1. Laptop hanya memerlukan 10% energi yang digunakan Desktop. Flat screen hanya menggunakan 30% energi yang digunakan oleh Monitor CRT 
  2. Coba upgrade RAM, sebelum memutuskan ganti komputer. Komputer lambat bisa karena kotornya registry atau ada background services yang berjalan padahal sebenarnya tidak kita perlukan. Cek dan matikan services yang sedang berjalan padahal tidak perlu itu. Misalnya untuk Windows jalankan Start > Run > type “msconfig” 
  3. Menggunakan PC dan printer dengan merk dan jenis sama memudahkan kanibalisme dan proses recycle 
  4. Matikan komputer ketika tidak digunakan (malam hari). Mematikan komputer akan mengurangi umur komputer adalah mitos yang salah 
  5. Screen saver is not energy saver. Pilih matikan monitor daripada menggunakan screen saver 
  6. Pilih virtualisasi daripada pembelian hardware baru (hemat 70% energi) 
  7. Pilih peripheral berlogo energy star 
  8. Catat bahwa mode power menentukan prosentase hemat energi (Sleep mode – hemat 70% energi, Standby mode – hemat 90% energi, Hibernate mode – hemat 98% energi) 
  9. Jangan cepat membuang PC, lakukan recycle atau donasi ke pihak lain apabila sudah tidak digunakan
Green Computing on Laptop
  1.  Gunakan power saving setting 
  2. Kurangi penggunaan backlight 
  3. Atur layar dan harddisk sleep/off setelah beberapa menit tanpa penggunaan 
  4. Matikan bluetooth dan wifi ketika tidak digunakan 
  5. Lepas kartu MMC, SD, USB Flash apabila tidak digunakan 
  6. Kecilkan volume suara dan kontras layar 
  7. Minimalisir penggunaan IrDA (infrared) atau serial communication, karena boros energi 
  8. Upgrade RAM sebelum ganti laptop 
  9. Jangan cepat membuang Laptop, lakukan recycle atau donasi ke pihak lain apabila sudah tidak digunakan
Green Computing on Paperless Method
Usahakan menggunakan paperless method untuk berbagai urusan karena itu mengurangi sampah carbon footprint. apabila memungkinkan kembangkan dan terapkan Document Management System, Electronic Invoicing dan Electronik Business Process pada institusi kita.
 Green Computing on Paperless Education

  1. Hindari kertas, gunakan file elektronik or blog untuk pengumpulan laporan dan tugas 
  2. Lupakan cara konvensional, gunakan e- learning system untuk penyebaran modul ajar, forum diskusi dan assesment 
  3. Gunakan Chatting dan Social Networking untuk mendukung pembelajaran. Ingat bahwa chatting untuk pacaran or godain orang, are not Green Computing
Green Computing on Paperless Branding and Marketing 
  1. Lupakan kartu nama, CV, koran dan majalah untuk personal branding 
  2. Lakukan blogging untuk personal branding, marketing, bisnis bahkan influencing people 
  3. Manfaatkan google sebagai kurir dan salesman kita dalam marketing dan branding
Green Computing pada diri sendiri
  1. Tidak harus selalu membeli komputer baru, gunakan: komputer sewaan, bekas/refurbished, atau komputer lama yang masih dapat di-upgrade. 
  2. Selalu mencari solusi software terlebih dahulu. 
  3. Teliti dalam membeli perangkat, pastikan lulus uji hemat energi dan lingkungan. 
  4. Gunakan layar monitor sesuai dengan kebutuhan. 
  5. Gunakan monitor LCD daripada CRT, karena lebih hemat energi. 
  6. Hindari mencetak e-mail atau dokumen elektronik. 
  7. Gunakan e-mail untuk menggantikan fax dan sirkulasi dokumen. 
  8. Cetak dokumen yang tidak terlalu penting bolak-balik. 
  9. Gunakan kertas daur ulang untuk mencetak. 
  10. Perkecil ukuran font dan spasi. 
  11. Gunakan printer inkjet daripada laser jet. 
  12. Matikan komputer/alat-alat lain yang tidak bekerja pada malam hari maupun akhir minggu. 
  13. Gunakan remote admin ke server daripada menggunakan monitor. 
  14. Optimalisasi penggunaan komputer, minimalkan penggunaan komputer untuk hal-hal yang tidak penting.
Nah, udah tau kan pentingnya Green Computing itu apa sama gimana sih kalau kita mau ikut partisipasi dalam Green Computing. Jadi Green Computing itu wajib hukumnya buat kita selaku aktor utama

See You Guys ^^

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Contoh-Contoh Script Pada Pascal

Apa aja sih Jenis-Jenis Firewall??

Green Cloud apanya Green Computing ya???